Minggu, 5 April 2020
Tema : Pemurnian Gereja
Bacaan : Matius 21:1-14; Mazmur 118:24-26
Hosana, diberkatilah dia yang datang dalam nama TUHAN! Kami mem- berkati kamu dari dalam rumah TUHAN.
Rasanya kita rindu suasana seperti itu. Suasana dimana orang orang da- tang berbondong bondong datang ke Rumah TUHAN..dan orang orang yang menyambut mereka sambil menyanyikan Mazmur 118: 18-26
Ya.. Suasana orang dimana datang berbondong bondong untuk bersiap merayakan PASKAH.. Orang orang Yahudi diaspora yang datang pulang kembali ke Yerusalem untuk datang ke Rumah TUHAN…dan penduduk Yerusalem menyambut mereka. Suasana persis seperti lebaran. Perayaan keagamaan yang di tunggu banyak orang Yahudi. Suasana sukacita,
penuh kekeluargaan.
Saudara,
Suasana seperti itulah yang saat ini kita rindukan. Gereja akan semarak,
hangat dan saling menyambut dengan sorak sukacita. Kita rindu untuk merayakan pembebasan dan penyelamatan dari TUHAN. Kita ingin pan- demi corona ini segara berlalu dan berarak kembali ke Gereja dengan seruan :
Inilah hari yang dijadikan TUHAN, marilah kita bersorak-sorak dan ber- sukacita karenanya!
Diberkatilah dia yang datang dalam nama TUHAN! Kami memberkati kamu dari dalam rumah TUHAN.
Kapankah hari itu bisa datang? Adakah Sang Mesias itu akan datang?
Menurut hemat saya, pandemi ini diijinkan TUHAN untuk menguji dan memurnikan panggilan kita sebagai Ger- eja. Agar kita bisa mengerti apa seruan HOSANA.
Ada 2 pelajaran yang TUHAN hendak ajarkan pada kita di Minggu Palmarum ini:
Pertama, Palmarum mengajak kepada kita untuk menyambut datangnya MESIAS ke dalam rumah ibadah kita…ke keluarga dan ke hati kita. TUHANlah yang melepaskan aku dari kesesakan. Jika Tuhan ada di pihak kita, maka kita tidak akan takut (118:5). TUHAN itu kekuatan dan Mazmurku; Ia telah menjadi keselamatanku (ayat
14). Aku tidak akan mati, tetapi hidup dan aku akan menceritakan perbuatan perbuatan TUHAN (ayat 17).
Pendek kata semua masalah dan persoalan akan terlewati saat pertolongan TUHAN datang…. dan inilah hari yang di jadikan TUHAN.. inilah saat penyelamatan itu..marilah kita bersorak sorai menyambutnya.. Hosana.. diberkatilah dia yang datang dalam nama TUHAN (ayat 24-25).
Kedua, dari Palmarum ini kita belajar akan pemurnian diri.
Hal ini bisa kita lihat dalam pembacaan Matius 21 ayat 12-14. Tepat setelah Yesus masuk dan disambut di Ye- rusalem, Ia langsung menuju Bait Allah dan membersihkan Baith Allah…dari sarang penyamun. Ia mengusir semua orang yang berjual beli di halaman Bait Allah.
Halaman Bait Allah adalah tempat bertemunya umat untuk saling menguatkan tetapi juga di kuduskan. Hala- man adalah tempat perjumpaan orang untuk mengenal nilai nilai belarasa, berbagi dan menjaga kekudusan. Halaman untuk orang di kuduskan lewat korban persembahan yang dibawa kepada TUHAN. Halaman adalah tempat orang melayani dan mentahirkan orang lain, orang yang kusta, buta dan timpang lewat persembahan korban penebusan. Oleh sebab itu…jika halaman Bait Allah di kotori.
Saat Palmarum ini adalah saat pemurnian.. untuk kita bisa melihat halaman Gereja dan halaman bait hati kita masing masing.. apakah masih kudus dan murni untuk membawa korban kepada Allah atau sudah tercemari oleh kepentingan dan keuntungan
Nah..itulah dua pesan penting yang kita terima di Minggu Palmarum ini.. biarlah kita siap dan dipersiapkan untuk memasuki kemenangan PASKAH dengan kemurnian hati dan motivasi.
Tuhan memberkati kita semua. Amin
TAD-Ani